Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Mengutamakan Introspeksi di Atas Ego

Dalam dinamika organisasi, perbedaan pendapat adalah hal yang niscaya. Sama halnya perbandingannya dengan sebuah ruah tangga, ada suami dan sitri, pasti mereka pernah konflik Namun, yang membedakan organisasi yang sehat dengan yang toksik bukanlah ketiadaan konflik, melainkan bagaimana cara anggota di dalamnya merespons gesekan tersebut. Seringkali, konflik membesar bukan karena substansi masalahnya, melainkan karena ego yang terlibat jauh lebih besar daripada solusi yang dicari. Kita sering mengartikannya sebagai manusia yang suka emosian, suka marah, tidak pakai logika jika sedang dalam suasana konflik. Poin krusial dalam berorganisasi adalah kemampuan untuk tidak membawa masalah kerja ke ranah perasaan (don’t take it personally). Kata orang zaman sekarang, jangan terlalu baperan deh. Berabe entar. Ketika sebuah kritik dilemparkan, respons alami manusia adalah membangun benteng pertahanan atau melakukan pembelaan diri. Istilah dalam bahasa Arabnya adalah Ghorizatun Baqo’ ...